Prolog.co.id, Samarinda – Mohammad Novan Syahronny Pasie, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, menyoroti masalah penumpukan sampah yang sering terjadi di kota tersebut. Menurutnya, lebih dari 50 persen sampah yang dihasilkan di Samarinda terdiri dari sisa makanan atau sampah organik.
Novan menegaskan bahwa diperlukan terobosan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk dapat mengolah sampah organik ini dengan lebih efektif.
“Tanpa perencanaan yang matang dan detail, pemerintah akan kesulitan dalam mengimplementasikan langkah-langkah yang efektif dalam pengelolaan sampah,” ujar Novan pada Rabu 10 Juli 2024.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk warga, dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program pengelolaan sampah.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi yang solid antara pemerintah kota, para pemulung, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Samarinda,” tegas Novan.
(Nng/Adv/DPRD Samarinda)


