Percepat Pelabelan Produk Halal, Abdul Rohim Dorong Pemerintah Perbanyak RPU dan RPH di Samarinda

Terbit: 18 Juni 2024

Abdul Rohim
Abdul Rohim, Ketua Pansus II DPRD Samarinda.(Nng/prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Abdul Rohim, Ketua Pansus II DPRD Samarinda, menyoroti pentingnya bahan baku dalam produksi barang yang memenuhi standar halal dan higienis.

“Kualitas produk akhir sangat tergantung pada bahan baku yang digunakan. Misalnya, sosis harus dibuat dari bahan yang halal dan higienis agar produknya halal,” terang Rohim.

Dalam diskusi yang telah dilakukan, Rohim menekankan bahwa penyediaan bahan baku yang tepat adalah kunci untuk mencapai standar halal dan higienis.

“Salah satu krusial dalam ini adalah sektor hulu, yaitu penyediaan bahan baku,” katanya.

Lebih lanjut, Rohim mengungkapkan bahwa saat ini terdapat kekurangan fasilitas Rumah Potong Unggas (RPU), Rumah Potong Hewan (RPH), dan komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat halal dan higienis di Samarinda masih terbatas.

“Kontribusi Juleha bersertifikat halal dan higienis di Samarinda hanya sekitar lima hingga sepuluh persen dari total produksi daging dan unggas,” ungkapnya.

Rohim menyatakan bahwa tantangan utama dalam meningkatkan jumlah fasilitas yang bersertifikat adalah memenuhi persyaratan yang ketat, mulai dari infrastruktur hingga SDM dan proses penyembelihan.

Oleh karena itu, Pansus II DPRD Samarinda mendesak Pemkot Samarinda untuk berperan aktif dalam meningkatkan jumlah fasilitas bersertifikat halal dan higienis.

“Pemkot harus mengambil langkah konkret dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan agar RPU, RPH, dan Juleha di Samarinda segera mendapatkan sertifikasi sesuai UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal,” tegasnya.

Rohim berharap, melalui kerja sama yang baik, Samarinda akan konsisten menyediakan produk halal dan higienis untuk warganya.

“Kami meminta sosialisasi, pendampingan, dan fasilitasi dalam penerbitan sertifikat halal,” pungkasnya.

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved