Singgung Pengolahan Limbah, DPRD Minta Pemkot Getol Urusi Persoalan Sampah Plastik

Terbit: 13 Oktober 2023

Pengolahan Limbah
Pengelolaan sampah di Samarinda masih jadi PR besar bagi pemerintah. (ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Persoalan sampah di Samarinda memang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan pemerintah. Terlebih sampah plastik, yang sulit terurai dan menjadi tumpukan di TPA yang ada di Kota Tepian.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani pun meminta agar Pemkot Samarinda bisa lebih serius dalam melakukan pengelolaan sampah di Samarinda.

“Pengelolaan yang tidak maksimal, hanya akan menyebabkan sampah menimbun dan tidak terkelola dengan baik,” ucapnya.

Dicontohkannya, pengelolaan sampah di beberapa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Samarinda. Seperti di TPA Sambutan, dan TPA Bukit Pinang di Jalan Pangeran Suryanata.

Menurutnya, kondisi TPA, khususnya TPA Bukit Pinang sudah sangat penuh dengan tumpukan sampah yang menggunung.

“Karena sampah yang dibuang ke TPA tersebut sudah terlalu banyak, dan menyebabkan kondisi TPA tersebut hampir penuh. Hal-hal begini semestinya diperhatikan oleh pemerintah,” lanjutnya.

Sementara itu, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda, volume sampah yang diproduksi di Samarinda mencapai angka 2.250 meter kubik per harinya.

Secara keseluruhan, di sepanjang 2022 tercatat ada 824 ribu meter kubik sampah yang dihasilkan. Selain itu, BPS juga mencatat ada 163 ribu meter kubik sampah yang tidak terangkut. (Att/Adv/DprdSamarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved