Soal PPDB, Sani Minta Pemerintah Pastikan Masing-masing Zona Punya Sekolah yang Cukup

Terbit: 17 Februari 2024

PPDB
Anggota DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jadi atensi DPRD Samarinda. Menurut Anggota DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, agar PPDB tak menuai masalah yang sama setiap tahunnya, persoalan kuota bisa dibenahi OPD terkait.

Ia berpendapat, seringkali banyak orang tua atau murid yang mengalami kendala bahkan tak jarang ada calon peserta didik baru yang harus ketinggalan karena terjadi kecurangan.

Sani meminta pemerataan kuota lantaran sistem zonasi ini. Menurutnya sekolah di Samarinda ini masih terbatas untuk menerapkan sistem ini.

“Pemerataan sekolah, kan kita menggunakan sistem zonasi. Jangan sampai di zona tertentu sekolahnya sedikit sampai dia gerak ke zona selanjutnya,” ucap Sani, Sabtu, 9 Februari 2024.

Termasuk adanya pembangunan sekolah internasional. Dia ingin sekolah lain juga memiliki kualitas dan ketersediaan yang sama dengan sekolah-sekolah lainnya.

“Sebetulnya level sekolah internasional itu sudah ada di masa lalu kita. Sekolah itu harus sama kualitasnya, antara dipinggir kota dengan di pusat kota,” tegasnya.

Sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang sama. Dia juga berharap kuota sekolah ditiap zona cukup, dan jangan sampai ada zona yang justru tidak ada sekolahnya.

“Dari situ nanti baru kita lakukan pemerataan kualitas pendidikan dengan rolling tenaga pengajar, rolling kepala sekolah dan sebagainya. Tapi ingat yang paling utama, kesejahteraan guru,” tandasnya. (Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved