Stunting di Samarinda Masih 25 Persen, Komisi IV DPRD Samarinda Buka Suara

Terbit: 29 Oktober 2023

stunting di Kota Tepian
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Prolog.co.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menyebut bahwa angka stunting di Kota Tepian masih mencapai 25 persen lebih. Ia membeberkan bahwa penyebab stunting atau pertumbuhan anak yang mengalami hambatan tidak hanya disebabkan oleh faktor ekonomi atau karena faktor turunan.

Puji menyebut, kondisi sosial di lingkungan keluarga juga memberikan peranan besar dalam kondisi ini. Karena itu ia menyoroti pentingnya ketahanan keluarga dalam mengatasi persoalan stunting.

“Sangat variatif penyebab stunting ini ya. Mulai dari masalah kesehatan yang belum terjamin, permasalahan sosial, hingga kendala ekonomi yang harus dihadapi keluarga, yang mempengaruhi upaya pemenuhan kebutuhan gizi,” terangnya.

Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Ulu ini menambahkan bahwa ketahanan pangan, dan ketahanan keluarga yang menjadi prioritas utama yang harus dikerjakan oleh pemerintah. Namun bukan hanya Pemkot Samarinda, namun semua pihak yang berkaitan harus bisa bekerja sama dan berkolaborasi untuk menangani persoalan stunting di Kota Tepian.

Angka stunting yang tercatat di tahun 2023 ini pun melebihi target yang sebelumnya sudah ditetapkan. Karena pada tahun 2023 ini, Pemkot Samarinda menargetkan angka stunting bisa ditekan hingga 17,9 persen.

“Semua pihak saya rasa harus punya komitmen kuat untuk menangania persoalan ini, dan menyiapkan berbagai langkah pencegahan agar setiap periodenya, generasi stunting bisa terus ditekan jumlahnya,” tutupnya. (Att/Adv/DprdSamarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved