Prolog.co.id, Samarinda – Program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yakni UKT Gratis melalui program Gratispol, kini mulai dirasakan manfaatnya oleh ribuan mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi di Kaltim, termasuk Universitas Mulawarman (Unmul).
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memastikan program ini sudah berjalan, meski belum merata di seluruh mahasiswa Unmul.
“Memang masih ada sebagian mahasiswa yang belum menerima UKT gratis. Ini akan kita koreksi dan cek langsung permasalahannya di lapangan,” ujar Seno usai menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Unmul, Senin 5 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, di kampus lain yang telah dikunjunginya, seluruh mahasiswa baru telah menerima program ini. Namun khusus di Unmul, penerapannya belum sepenuhnya menyeluruh.
Diduga, perbedaan terjadi karena proses penerimaan mahasiswa baru di Unmul dilakukan melalui tiga jalur, sehingga terjadi ketidaksamaan data dan waktu.
“Untuk itu, kami akan mengecek ke Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terkait mengapa belum semua mahasiswa Unmul menerima,” tambahnya.
Seno mengungkapkan, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 miliar tahun ini untuk mendanai program UKT Gratis di 57 perguruan tinggi dan politeknik di Kaltim.
“Lalu pada tahun 2026, anggaran tersebut akan kita tingkatkan menjadi Rp2,7 triliun, mencakup pembiayaan mahasiswa dari semester satu hingga delapan,” terangnya.
Sementara itu, Rektor Unmul, Abdunnur, menyebut sekitar 85 persen mahasiswa baru Unmul telah menerima manfaat UKT Gratis. Dari total 6.456 mahasiswa baru, sekitar 4.500 mahasiswa telah terdata sebagai penerima bantuan tersebut.
“Sesuai ketentuan dari tim Gratispol, mahasiswa penerima adalah yang memiliki KTP Kaltim,” jelasnya.
Terkait teknis pencairan dana, Abdunnur menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan melalui mekanisme reimburse.
“Saat ini kita masih menunggu proses penyaluran dana dari Pemprov Kaltim,” pungkasnya.
(Mat)


