Waspadai Tren Vape di Kalangan Remaja, Deni Hakim Serukan Edukasi Bahaya Bagi Kesehatan

Terbit: 23 Juli 2024

vape
Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Nng/Prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Meningkatnya tren penggunaan rokok elektrik atau vape di kalangan remaja menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk DPRD Samarinda. Anggota Komisi IV, Deni Hakim Anwar, menyoroti pentingnya memberikan edukasi kepada remaja tentang bahaya vape.

Menurut legislator yang menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda itu, banyak masyarakat yang kurang memahami tentang risiko yang ditimbulkan oleh vape atau rokok elektrik.

“Banyak remaja yang menganggap vape lebih aman daripada rokok konvensional. Padahal, anggapan ini keliru dan sangat berbahaya. Seharusnya paling tidak mencari informasi di internet tentang bahaya vape,” tegasnya.

Deni menjelaskan bahwa vape mengandung berbagai zat kimia berbahaya yang dapat merusak paru-paru dan organ tubuh lainnya. Selain itu, nikotin dalam vape juga bersifat adiktif dan dapat mengganggu perkembangan otak pada remaja. Meskipun efeknya mungkin tidak langsung terlihat.

Deni berharap para orang tua dan pihak sekolah dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi bahaya penggunaan rokok elektrik. Dengan adanya edukasi yang intensif, remaja dapat lebih bijak dalam memilih gaya hidup sehat dan menghindari penggunaan vape.

“Orang tua dan sekolah harus bekerja sama memberikan edukasi yang komprehensif kepada anak-anak kita tentang bahaya vape,” tutupnya.

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved